Jumat, 19 Agustus 2011

Seperti Kucing dan Anjing

Untuk orang yang sulit akur, ada istilah seperti kucing dan anjing. Sayangnya hal ini tidak berlaku di rumah mertua indah, eh maksud saya di rumah mertua saya, seringnya saya sebut sebagai rumah keluarga Norman.

Kucing dan anjing di rumah keluarga Norman semuanya akur, hidup berdampingan dengan damai dan tenang. Agak heran saya melihatnya. Jujur, saya awalnya tidak suka kucing. Pertama, karena saya pikir mereka tidak jauh berbeda dengan parasit, tidur makan tidur makan. Kedua, menurut saya mereka gampangan, dielus ma dikasih makan ma orang lain asik asik aja. Gak setia lah istilahnya. Ketiga, di kompleks perumahan saya di JOgja, banyak kucing liar, sukanya berisik pas musim kawin, suka obrak abrik sampah dan saya pernah digigit kutu kucing yang beranak di plafon rumah. Suer, gatal banget. Nah, saya selalu punya tetangga yang melihara kucing ras, tapi kok mukanya aneh gitu dan sorii nih agak bau (bau kucing nek bau anjing wis biasa soale). Nah kalo anjing, sukaa banget. Jadi dua minggu ini saya kan menjaga rumah mertua saya yang sedang berlibur. Saya dititipkannya lah dua ekor kucing, dua ekor anjing besar dan seakuarium ikan.

Posting kali ini, saya mau memperkenalkan the fellas, istilah saya buat mereka, yang juga adalah teman bermain Gilang. (kasian banget kamu nak, mainnya ma kucing dan anjing hehhe). Ada beberapa hal menarik yang baru saya pelajari tentang anjing dan kucing. Seperti kalau bangun pagi, semua hewan yang ada sudah nunggu di pintu kamar, ternyata mereka lapar dan biasa sarapan pagi.
Kedua, kucing abu-abu bernama Willow itu suka sekali mendengkur, dan sulit sekali dibangunin.

Hi saya Sauchette, bacanya Soket. Usia 4 tahun, hobi nggonggongin tukang pos, tukang sampah dan anjing tetangga. Soket ini tipe anjing gelisah, hobinya mondar mandir ikutin kita kemana aja, garuk-garuk dan, em, jilat2. Anjing tenanan iki.
Halo, sy Willow, kucing jenis entah berantah, berwarna abu2, berekor panjang. Hobi sy, tidur, makan, dan berkelana ke rumah tetangga.
 
Perkenalkan ini adalah favorit saya, Zoe, usia sekitar 7 tahun, karena usia Zoe sedang mengidap sakit pinggang. Hobinya adalah, jalan2 ke hutan dan kentut, serius, bau banget



 Dan hi, sy Max dan entah kenapa tuan2 dan puan2 di rumah sering memanggil sy Matsu. Sok imut banget. Hobi sy adalah, tidur, di tempat tidur bos, bawah selimut tepatnya, kedua, sy suka berburu tikus.
Gil dan Willow bercakap2 di pagi hari


Gil menangis dan menyuruh papanya berhenti memarahi  Sauchette yang nakal karena tidak datang ketika dipanggil


Tidur bersama di ruang tamu mereka suka sekali bantal batiknya

Happily ever after?

Hal menarik lain yaitu, kucing-kucing ini suka sekali mendekat kalau ada maunya. Seperti, minta makan, atau minta dielus. Sepertinya mereka sangat dimanja. Seperti beberapa kali saya sedang di komputer, Max datang minta dielus, naik ke atas meja dan sukses tiduran terlentang diatas keyboard. Saya cuekin dan geser, dia menggosok badannya di muka saya. Lalu saya geser lagi, dia duduk disebelah keyboard, dan setiap saya mau mengetik tangan sy ditarik pake tanggannya. Ada-ada aja ya? Di kala lain, ketika sedang mencuci saya melihat Max sedang bermain dengan tikus putih  kecil yang hanya digigit ekornya, ditangkap lagi dan di lempar-lempar. Kucing yang menarik. Untuk si Max ini sangat menarik memang karena pertemuan kami sedikit menggemparkan karena di suatu malam yang tenang, saya menjerit karena ada hewan berbulu menyelinap masuk di selimut saya.

Yipie, baby sitter dan jagaannyaaa



Yak, begitulah kisah kucing-kucing dan anjing-anjing di rumah mertua indah. Saya harus ngecek piaran saya dulu sebentar, alias si badut kecil. See you on my next post,

Chinta


Tidak ada komentar:

Posting Komentar